Yang Harus Kita Ketahui dari Nabi

Iklan Advertisement
Majelissirah.com - Oleh Ustadz Qosim Nursheha Dzulhadi

Sahabatku, para pecinta dan perindu Rasulullah! Mari kita sambung catatan kerinduan dan kecintaan kita kepada Baginda Nabi lewat tulisan kecil ini.

Sahabatku, aku baru saja selesai membaca kitab Tauhid yang judulnya _*Tahqiq al-Maqam `ala Kifayat al-`Awwam fi `Ilm al-Kalam*_ (Jakarta: Dar al-Kutub al-lslamiyyah, 1431 H/2010 M). Kitab ini ditulis oleh Syekh Ibrahim al-Baijuri (w. 1277 H/1860 M) sebagai ulasan terhadap kitab _*Risalah Kifayat al-`Awwam fima Yajibu `Alaihim min `Ilm al-Kalam*_, karya Syekh Muhammad al-Fadhali (w. 1236 H/1820 M).

Kitab Tauhid yang sangat masyhur ini sejatinya memuat tiga objek bahasan pokok dalam ilmu Aqidah: _llahiyyat_ (Ketuhanan); _Nabawiyyat_ (Kenabian); dan _Sam`iyyat_ (Ulasan tentang Hari Akhir). Dan yang menarik berkaitan dengan catatan ini adalah: _Nabawiyyat_ (Kenabian), karena menyinggung hal-hal yang wajib ketahui tentang Nabi Muhammad Saw.

Syekh Muhammad al-Fadhali menyatakan dalam _risalah_-nya menulis bahwa salah satu hal yang wajib diyakini adalah: Nabi Muhammad Saw secara mutlak adalah makhluk Allah yang paling utama. Disusul kemudian oleh nabi-nabi _Ulul `Azmi_(Nuh, Ibrahim, Musa, lsa). (Syekh Ibrahim al-Baijuri, _Tahqiq al-Maqam_..., 128-129).

Syekh Muhammad al-Fadhali juga menyebutkan bahwa Nabi Muhammad adalah _Khatam an-Nabiyyin_ (penutup para nabi) dan syariatnya terus berlaku sampai akhir masa. Bahkan, ketika nabi lsa nanti turun akan menjalankan syariat Nabi Muhammad Saw. Demikian pula pandangan Syekh Ibrahim al-Baijuri. (Syekh Ibrahim al-Baijuri, _Tahqiq al-Maqam_, 130).

Dan hal yang wajib diyakini pula adalah: Nabi Muhammad Saw lahir di kota Mekah dan wafat di kota al-Madinah. Para orangtua wajib mengajarkan hal ini kepada anak-anaknya.

Menurut _al-Hafizh_ Ibn Hajar pun mengajarkan hal di atas adalah `wajib`. Kemudian mereka wajib mengajarkan kepada anak mereka tentang sifat-sifat zahir beliau. Sebutkan bahwa Muhammad ini adalah dari Quraisy; bapaknya fulan; ibunya fulanah; diutus sebagai nabi Allah dan Rasul-Nya untuk seluruh makhluk Allah. (Syekh Ibrahim al-Baijuri, _Tahqiq al-Maqam_, 133).

Wajib diketahui pula anak-anak beliau secara berurutan: al-Qasim, Zainab, Ruqayyah, Fathimah, Ummu Kultsum, Abdullah (gelarnya ada dua: _at-Thayyib_ (Si Baik) dan _at-Thahir_ (Si Suci/Bersih). Keenamnya berasal dari Sayyidah Khadijah. Dan putra beliau yang _ketujuh_ adalah: Ibrahim, dari Mariah al-Qibthiyyah.

Kata Syekh Ibrahim al-Baijuri, karena nama anak sulung Rasulullah adalah *al-Qasim*, maka panggilan beliau jadi *Abu al-Qasim*. Maka haram bagi siapapun untuk menjadikan *Abu al-Qasim* sebagai gelarnya. (Syekh Ibrahim al-Baijuri, _Tahqiq al-Maqam_, 134-135).

Istri Rasulullah Saw yang disepakati validitasnya oleh para ulama adalah 11: dua orang wafat ketika Rasulullah masih hidup (Khadijah dan Zainab Umm al-Masakin/Ibu orang-orang miskin). Dan yang lainnya ada 9 orang, yaitu: Aisyah, Maimunah, Zainab binti Jahsy, Hafsah, Juwairiyyah, Shafiyyah, Ramlah, Hindun dan Saudah. (Syekh Ibrahim al-Baijuri, _Tahqiq al-Maqam_, 135-136).

Sahabatku, lihatlah Rasulullah dan anak-anaknya plus istri-istrinya. Itu semua wajib diketahui dengan baik, sebagai bentuk rasa hormat dan cinta kita kepada Rasulillah Saw. Bahkan, anak-anak kita harus kita ajarkan mereka tentang Sirah Nabi Muhammad Saw.: agar mereka kenal siapa nabinya, siapa idolanya, dan siapa _uswatun hasanah_-nya. *(Medan, Jumat: 20 April 2017)*
__________
اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Yang Harus Kita Ketahui dari Nabi"

Post a Comment