Serikat Pekerja Pertamina: Jangan Ragukan Kemampuan Anak Bangsa

Iklan Advertisement
Majelissirah.com -Fenomena kian maraknya TKA di negeri Indonesia serta dikeluarkannya Perpres berkaitan dengan TKA merupakan salah  bentuk kurangnya keberpihakan pemerintah terhadap anak bangsa dan bentuk lain dari adanya keraguan atas kemampuan bangsa sendiri. Padahal bangsa Indonesia itu bangsa hebat.

Demikian yang disampaikan Serikat Pekerja Pertamina Sumatera Bagian Utara (UPms I) Sutrisno kepada Majelis Sirah, Rabu (25/4/2018) di Medan.

Aktivis muda yang juga mantan Presiden Mahasiswa Politeknik Negeri Medan ini bahkan menyesalkan beberapa pernyataan tokoh -tokoh tertentu yang terkesan melecehkan kemampuan anak bangsa, dimana kita dianggap belum mampu. Padahal babnyak tenaga ahli dan profesional di bidang masing-masing,  mereka semua asli anak Indonesia.

"Bangsa ini memang bagian dari masyarakat Internasional, namun banyak penghuni rumah asli Indonesia ini yang terlantar oleh ulah  para tamu, yang justru cenderung mendapat begitu banyak kemudahan , sehingga anak kandung bangsa ini seolah-olah seperti terabaikan," tegasnya.

"Sebagaimana anak dan saudara kandung kita ada yang main dan bekerja di rumah tetangga, dan tentu boleh juga anak tetangga main dan bekerja di rumah kita, tapi pernahkah kita berfikir bahwa anak-anak dan saudara saudari kandung kita ingin pulang ke rumah dan mendapatkan kasih sayang seluruh anggota keluarga besar Indonesia,  dihargai sebagai anak dan mendapatkan kesempatan membangun rumah besar bernama bangsa dan negara Indonesia," jelas pria yang aktif di kegiatan sosial ini.

Akan tetapi, banyak anak bangsa saat initidak nyaman di rumahnya sendiri. Seisi rumah hanya sebagian yang dikuasai dan dikelola penuh oleh anggota keluarga sendiri.

"Anak-anak dan saudara-saudari sekandung banyak yang tidak jelas nasibnya, mereka jadi korban narkoba, kejahatan, saling hasut dan hasat. Tidak sedikit yang bodoh, sakit-sakitan, terdzolimi, hidup miskin bahkan banyak yang harus melacur bahkan bunuh diri karena malu dan tak sanggup hidup di rumah sendiri yang katanya tanah surga,"  ujarnya menggambarkan kondisi bangsa Indonesia.

Akan tetapi, Ia tetap optimis bangsa Indonesia dapat menjadi bangsa yang berprestasi dan penolong serta pengayom seluruh bangsa di dunia. Itu semua dapat terjadi jika tidak ada yang menjadi pengkhianat di keluarga besar Indonesia.

"Kalau kita bisa membangun surga bersama, kenapa kita harus menciptakan neraka dalam kehidupan ini, saudara-saudara ku sekalian ingatlah kita satu Indonesia" tandasnya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Serikat Pekerja Pertamina: Jangan Ragukan Kemampuan Anak Bangsa"

Post a Comment