Menerima Keluhan CS, DPRD Medan Akan Panggil PT PCM

Iklan Advertisement


Majelissirah.com -Tenaga kerja Cleaning Service (CS) yang ada di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan mengadu atas nasib yang dialami terkait dengan adanya biaya admistrasi yang ditetapkan oleh PT. Paruh Cahaya Membentang (PCM).

Sebanyak 40 tenaga kerja cleaning service mengadu kepada H.T. Bahrumsyah, Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Medan, Selasa (3/4/18) yang diterima diruangan Fraksi PAN DPRD Medan.

Dalam pertemuan itu para tenaga kerja cleaning service sangat keberatan dengan adanya biaya yang ditentukan oleh PT. Paruh Cahaya Membentang (PCM).

Biaya sebesar Rp 2,5 juta yang diminta oleh pemenang tender tersebut bukanlah untuk biaya baju seragam. Akan tetapi terkait dengan biaya pengurusan sertifikat pelatihan.

“Biaya sebesar Rp 2,5 juta itu katanya untuk sertifikat kerja. Kami akan dilatih lalu ada sertifikatnya,” ucap beberapa pekerja.

Umumnya para pekerja juga keberatan adanya pergantian tenaga kerja bila hal itu tidak dipenuhi.

“Kami juga keberatan saat ini disuruh membuat lamaran lalu diajukan ke perusahaan yang baru, bila memenuhi syarat akan dihubungi. Iya.. Kalau dihubungi, kalau tidak mau makan apa anak-anak kami,” kata sejumlah CS.

Para pekerja juga keberatan, karena disaat itu pihak PT. PCM sudah mengirimkan tenaga kerja yang baru.

“Kami ini bekerja sudah lama disini, dari gedung DPRD belum apa-apa sampai sekarang. Dulu kami digaji hanya Rp 100 ribu dan sudah banyak berganti perusahaan, tapi tidak pernah diberhentikan. Kami tetap bekerja walau pun siapa yang menang tender,” ungkap Lisa.

Menyingkapi akan hal ini, H. T. Bahrumsyah, mengatakan bahwa tidak diperkenankan adanya pergantian pekerja, walaupun sudah ada pemenang tender atau perusahaan baru.

”Dalam aturan Permenaketras No.19 Tahun 2012, sudah sangat jelas mengatur perusahaan yang memenangkan sebuah tender tidak boleh menganti dengan tenaga kerja yang abru.Artinya,perusahaan PT PCM itu pemenang tender,tapi tidak boleh menganti tenaga kerja.Jika ini dilakukan dengan menganti pekerja yang lama ke baru jelas sudah melanggar aturan,” jelas anggota Komisi B DPRD Medan.

Menanggapi hal tersebut, Bahrusmyah juga mengatakan, atas dasar itu pihaknya akan memanggil segera PT. Paruh Cahaya Membentang (PCM) pekan depan, Senin (9/4/18).

“Kita akan panggil perusahaan Senin depan akan kita periksa seluruhnya,” tegasnya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Menerima Keluhan CS, DPRD Medan Akan Panggil PT PCM"

Post a Comment