Mau Dapat Jodoh, Ketahui Keutamaan Nikah

Iklan Advertisement
Majelissirah.com -Tips agar segera mendapat jodoh yang pertama adalah harus terdorong untuk menikah dengan mengetahui keutamaan nikah dan  bahaya menundanya. Beberapa keutamaan menikah adalah



Pertama, Menikah akan membuat seseorang lebih merasakan ketenangan. Allah Ta’ala berfirman, “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu  isteri-isteri dari jenismu sendiri supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya.” (QS. Ar-Ruum: 21).

Al-Mawardi dalam An-Nukat wa al-‘Uyun berkata mengenai ayat tersebut, “Mereka akan begitu tenang  ketika berada  di samping pendamping mereka karena Allah memberikan pada nikah tersebut ketentraman yang tidak didapati pada yang lainnya.”

Kedua, Menikah akan diberi kecukupan rezeki. Gaji yang sama yang dulu hanya menghidupi seorang bujang. Jika menikah, gaji tersebut bisa menghidupi tiga orang. Allah Ta’ala berfirman, “Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin)  dari hamba-hamba sahayamu yang  lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. An Nuur: 32).

Nikah adalah suatu ketaatan. Dan tidak mungkin Allah membiarkan hamba-Nya sengsara ketika mereka ingin berbuat kebaikan semisal menikah. Di antara tafsiran Surat An-Nur ayat 32 di atas adalah: jika kalian itu miskin maka Allah yang akan mencukupi rizki kalian. Boleh jadi Allah mencukupinya dengan memberi sifat qona’ah (selalu merasa cukup)  dan boleh jadi pula Allah mengumpulkan dua rizki sekaligus (Lihat An Nukat wa Al-‘Uyun). Jika miskin saja, Allah akan cukupi rizkinya. Bagaimana lagi jika yang bujang sudah berkecukupan dan kaya?

Dari ayat di atas, Ibnu Mas’ud Radhiyallahu‘anhu berkata, “Carilah kaya (hidup berkecukupan) dengan menikah.” (Lihat Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim Karya Ibnu Katsir mengenai tafsir ayat di atas).

Ketiga, Orang yang menikah berarti menjalankan sunnah para Rasul, Allah Ta’ala berfirman,
“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa Rasul sebelum kamu dan Kami memberikan kepada mereka istri-istri dan keturunan.” (QS. Ar-Ra’du: 38).

Ini menunjukkan bahwa para Rasul itu menikah dan Memiliki keturunan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Empat perkara yang termasuk sunnah para Rasul, yaitu sifat malu, memakai wewangian, bersiwak dan menikah.” (HR. Tirmidzi, no.1080 dan Ahmad, 5:421. Hadits ini dha’if sebagaimana kata Syaikh Al-Albani dan Syaikh Syu’aib Al-Arnauth. Namun  makna hadits ini sudah didukung oleh ayat Al Qur’an yang disebutkan sebelumnya)

Keempat, menikah lebih akan menjaga kemaluan  dan menundukkan pandangan. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wassalam bersabda : “Wahai para pemuda, barangsiapa yang memiliki baa-ah (kemampuan), maka menikahlah. Karena itu lebih akan menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu, maka berpuasalah karena puasa itu bagai obat pengekang baginya.” HR. Bukhari, no. 5065 dan Muslim, no. 1400).

Kelima, Menyempurnakan separuh agama. Dari Anas  bin Malik Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika seseorang menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya. Karenanya, bertakwalah pada Allah pada separuh yang lainnya.” (HR. Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman. Dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Silsilah Ash Shahihah, no. 625)

Al-Ghozali Rahimahullah (sebagaimana dinukil dalam kitab Mirqoh Al-Mafatih) berkata, “Umumnya yang merusak agama seseorang ada dua hal yaitu kemaluan dan perutnya. Menikah berarti telah menjaga diri dari salah satunya. Dengan nikah berarti seseorang membentengi diri dari godaan syaithon, membentengi diri dari syahwat (yang menggejolak) dan lebih menundukkan pandangan.”

(Sumber: Muhammad Abduh Tuasikal, Rezeki Seret, Sulit Jodoh: 2018)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mau Dapat Jodoh, Ketahui Keutamaan Nikah"

Post a Comment