Mahasiswa Medan Tolak Kenaikan BBM

Iklan Advertisement
mahasiswa melakukan sholat di ruang paripurna DPRD Sumut
Majelissirah.com -Ratusan massa dari Aliansi Mahasiswa se-Kota Medan yang terhimpun dalam BEM SI (Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia) Koordinasi Wilayah Sumut melakukan aksi long march mendatangi Kantor DPRD Sumut dan Kantor Pertamina meminta agar pemerintah segera membatalkan kenaikan harga BBM Non-subsidi, Senin (9/4/2018).

Koordinator lapangan (Korlap) aksi, Fahrul Rozi Panjaitan mengatakan mahasiswa tidak sepakat dengan kenaikan harga BBM yang sudah dua kali naik dalam kurun waktu yang relatif singkat.

“Kita menilai peraturan yang dibuat pemerintah, tidak pro kepada rakyat,“ kata Rozi di DPRD Sumut, Senin (9/4/2018).

"Akibat dari kenaikan BBM dan kelangkaan premium imbasnya kepada rakyat kecil, begitu juga dengan usaha kelas menengah ke bawah menjadi terganggu kestabilan produksinya," tambahnya.

Aksi hari ini diikuti oleh mahasiswa dari kampus USU, Polmed, Polimedia, UMN, dan beberapa kampus lainnya.

Atas dasar jeritan hati masyarakat kami datang ke sini, murni untuk memperjuangankan aspirasi masyarakat.

Selain isu BBM, Aliansi mahasiswa se-Sumatera Utara ini juga mengangkat isu lain dan pernyataan sikap sebagai berikut: 1. Turunkan Harga BBM, 2. Ultimatum Narkoba, 3. Normalkan nilai Kurs, 4. Tegakkan Keadilan Sosial, 5. Bebaskan Suara Mahasiswa

Laporan Wartawan Majelis Sirah / Desi Permata Sari

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mahasiswa Medan Tolak Kenaikan BBM"

Post a Comment