KAMMI Merah Saga UIN Sumut Tolak Kenaikan BBM

Iklan Advertisement


Majelissirah.com -Organisasi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Merah Saga UIN Sumut  menolak kenaikan harga BBM, Sabtu (30/3/2018).

Ketua Umum KAMMI Merah Saga, Hasan Basri mengatakan bahwa menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) merupakan kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat. Menurutnya, kenaikan harga BBM akan semakin menyulitkan masyarakat pada umumnya. Kompensasi yang akan diberikan pemerintah tidak akan membantu masyarakat.

"Pemerintahan Jokowi-JK telah gagal karena telah mengeluarkan kebijakan yang akan memberikan penderitaan bagi rakyat, karena dengan menaikan harga BBM maka secara otomatis harga-harga akan naik, baik itu harga kebutuhan pokok, trasportasi maupun yang lainnya," jelas Hasan.

Alasan pemerintah yang menyatakan bahwa kebijakan menaikan harga BBM karena subsidi yang ada selama ini tidak tepat sasaran. Bahkan, menurut Hasan, alasan tersebut merupakan alasan yang dibuat-buat.

"Itu merupakan alasan yang konyol menurut kami, kalau dikatakan selama ini subsidi salah sasaran. Kami tetap akan menolak karena menurut kami ini sebuah kebohongan besar pemerintah," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Departemen Kebijakan Publik KAMMI MEGA, Fahmi mengatakan, Presiden Jokowi  seharusnya membatalkan rencana kenaikan BBM itu.

"Karena diluar sana tingkat kebencian bukan hanya terhadap pemerintah sebenarnya, tetapi juga DPR mempermainkan nasib mereka untuk kepentingan-kepentingan jangka pendek mereka, itu sudah sampai titik mereka sebenarnya betul-betul jenuh, rakyat sudah tidak mau dengar. Faktanya mereka hidup sulit, bagi mereka janji pemerintah soal subsidi masih harus dibuktikan dan selama ini terus dikecewakan," papar  Fahmi.

Aksi menolak kenaikan harga BBM besar-besaran rencananya akan digelar  2 April oleh organisasi KAMMI SE SUMATERA UTARA adalah bukti kekecewaan atas kebijakan pemerintah.








Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "KAMMI Merah Saga UIN Sumut Tolak Kenaikan BBM"

Post a Comment