Isi Kongres Ummat Islam, Leidia Hanifa Pesan Ini Pada Muslimah

Iklan Advertisement


Majelissirah.com -Muslimah diharapkan memahami dan memaksimalkan perannya baik sebagai individu, istri, ibu maupun anggota masyarakat.

Demikian disampaikan Anggota Fraksi DPR RI Fraksi PKS Leidia Hanifa Amaliah S.Si. M.Psi.T kepada peserta kongres ummat Islam Sumut khususnya kaum ibu, Sabtu malam (31/3/2018).

Anggota Dewan Penasehat BMOIWI Pusat itu mengingatkan ayat Q.S 16:97 yang berisi bahwa sesungguhnya perintah Allah jelas, bahwa yang mengerjakan amal shalih itu laki laki dan perempuan. Selain itu, dalam Attaubah ayat 71 dijelaskan bahwa laki laki dan perempuan memiliki kewajiban yang sama dalam melakukan amal shalih.

"Ketika kita memperluas amar maruf nahi munkar, maka kita akan mendapatkan lingkaran yang lebih besar. Selama ini, secara jumlah, kita mayoritas, namun kita diam, sehingga kita tidak banyak berpengaruh dalam perjuangan," jelas Ketua Dewan pakar Wanita persatuan Umat Islam (2015-2020) itu.

Leidia mengingatkan bahwa sejak tahun 1992, perusahaan berita milik Prancis telah mengatakan bahwa Indonesia adalah syurga pornography, dan sekarangpun, Indonesia menjadi syurga bagi Pedofilia.

Oleh karena itu, muslimah diharapkan berperan dalam menyelamatkan bangsa Indonesia. Bahkan Hari Ibu di Indonesia merupakan momentum peringatan akan perjuangan kaum ibu.

"Hari Ibu di Indonesia adalah dimana organisasi organisasi perempuan itu memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Bukan saat Mothers day 22 desember 2018," ujarnya

Muslimah diharapkan berpartisipasi baik secara Individu maupun lewat organisasi muslimah. Sektor yang dapat digarap meliputi
Private sector seperti economic, bussiiness, Public sector yang berupa policy management ( bagaimana memanagement kebijakan dengan baik) maupun Third sector (promotions of commitment to welfare of others).

Peran Muslimah tentunya bermula dan berintikan pada keluarga. "Keluarga itu adalah sel terkecil dalam kehidupan, namun merupakan sel terpenting, karena, jika rusak hubungan dengan keluarga, maka berantakan semuanya,"

Leidia juga mengingatkan untuk mendapatkan hasil yang baik, muslimah itu harus fokus. Cita cita yang fokus, akan mempermudah dalam strategy.

"Kesalahan kita seringkali melakukan yang tidak direncanakan, dan merencanakan sesuatu yang pada akhirnya tidak dilakukan,"  jelasnya pengurus bidang Humas PKS itu.

Dalam berorganisasi, Leidia menuturkan permasalahan organisasi muslimah saat ini mencakup tiga hal yakni Anggota  baik jumlahnya, kualitasnya, maupun kaderisasinya. Selain itu, masalah terkait program yakni rencana, aplikasi, maupun konsistensi dari program tersebut. Termasuk Jaringan organisasi baik internal dan eksternal.

Dalam seminar yang diikuti ratusan muslimah perwakilan ormas dan elemen ummat Islam dari Sumatera Utara ini, Leidia juga menjelaskan permasalahan kekinian yang harud dituntaskan oleh para muslimah baik terkait Perempuan yakni terkait angka kematian ibu melahirkan, tindak pidana perdagangan orang, kejahatan seksual, degradasi nilai keibuan.

Selainjutnya Masalah Anak yang mencakup angka kematian bayi, lama bersekolah, pornografi, miras, kejahatan seksual. Selain itu, masalah keluarga yang berupa media sosial tanpa kendali, generasi milenial yang alay, dan hilangnya bonding dengan orang tua serta  memudarnya fungsi keluarga.







Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Isi Kongres Ummat Islam, Leidia Hanifa Pesan Ini Pada Muslimah"

Post a Comment