Ini Pernyataan Tegas KAMMI Sumut Terkait Kebijakan Tax Hollidays

Iklan Advertisement
Majelissirah.com -Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sumatera Utara menyatakan sikap tegas terkait kebijakan pemerintah. Khususnya, terkait bahwa pemerintah membuat kebijakan terkait Tax Hollidays (Pembebasan Pajak) dan Tax Allowence (Pengurangan Pajak).

Kebijakan tersebut dinilai teruntuk investor besar yang notabennya adalah investor asing agar menanamkan modal pada industri hulu, dengan tujuan agar mendongkrak pertumbuhan dan pendapatan negara.

"Kami menilai itu adalah kebijakan yang keliru, mari kita lihat kondisi perekonomian hari ini, perusahan-perusahaan besar (hulu) yang sedang berjalan di indonesia, sangat kecil kebermanfaatan bagi masyarakat indonesia, sebab sebagian besar yang menikmati adalah orang orang kapitalis," ujar Ketua PW KAMMI Sumut, Mangaraja Harahap dalam siaran persnya, Sabtu (7/4/2018) di Medan.

Mangaraja menilai Negara tidak hadir sebagai bagian dari pengelola industri tersebut, Negara hanya mendapatkan kecil dari hasil usaha industri hulu tersebut.

"Lihatlah freeport, kakayaan alam sepenuhnya dikelola oleh perusahaan asing, negara tidak tahu seberapa banyak hasil bumi yang diambil, pemerintah tidak tahu seberapa besar modal dan omset yang didapat, pemerintah hanya dapat laporan laba bersih, dari laba bersih itulah pemerintah dapat 1%  sangat kecil," jelasnya.

Kemudian, lanjut Mangaraja,  dapat dilihat lagi industri hulu Migas, sudah seberapa banyak hasil bumi migas yang di ambil, namun apa yang didapatkan masyarakat, BBM naik, Gas LPG susah masyarakat dapatkan.

"Di negeri ini juga terdapat industri lokal, menengah kebawah, umkm, koperasi ,dan lainnya. Undustri lokal ini jangan dianggap sepele, pada industri  ini sangat banayak usaha kreatif yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, usaha usaha kreatif itu bisa bertumbu jika pemerintah menaruh perhatian pada mereka," ujarnya didampingi para pengurus PW KAMMI Sumut.

Dengan industri kreatif ini juga negeri ini bisa bertahan dari krisis moneter, jika industri kreatif ini berjalan dengan baik dan lancar.

Berdasar hal tersebut, KAMMI Sumut tegas menolak tax hollidays (pembebasan pajak) dan tax allowence (pengurangan pajak) untuk investor asing.

"KAMMI mendesak Pemerintah untuk tidak hanya membuat kebijakan tax holliday (pembebasan pajak) dan tax Allowence (pengurangan pajak) untuk investor besar pada industri hulu, namun pemerintah harus hadir sebagai pengelola dan transparansi kepada masyarakat indonesia," lanjutnya.

KAMMI juga mendesak Pemerintah untuk membuat kebijakan tax hollidays dan tax allowence, teruntuk pengusaha pengusaha lokal yang akan memulai usahanya maupun yang sedang berlangsung, agar pengusaha lokal semangat untuk menciptakan usaha usaha baru yang kreatif.

Selain itu, KAMMI mendesak Pemerintah untuk benar-benar peduli dan membatu pertumbuhan industri lokal, dan ekonomi kreatif.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ini Pernyataan Tegas KAMMI Sumut Terkait Kebijakan Tax Hollidays"

Post a Comment