Ini Alasan MUI Medan dan Ormas Islam Tidak Aksi

Iklan Advertisement
Majelissirah.com -MUI Kota Medan dan beberapa Ormas Islam memutuskan tidak melakukan aksi yang direncanakan Jumat. Kebijakan ini terkait hasil Muzakarah, Rabu lalu. Demikian diungkapkan Ketua Gerakan Islam Pengawal NKRI (GIP-NKRI), Masri Sitanggang, Kamis (5/4/2018) di Medan.

Masri mengungkapkan berkenaan dengan Aksi Jumat besok, GIP-NKRI sejalan dengan kebijakan MUI Medan, yakni setelah melakukan pembahasan melalui muzakarah kemarin sore, MUI Berkesimpulan bahwa Puisi Bu Sukmawati berpotensi sebagai penistaan terhadap syariat Islam.

Akan tetapi, mengingat laporan tentang Bu Sukmawati belum dibuat, bahkan dalam pertemuan kemarin di depan aliansi ormas Islam di MUI Medan pihak kepolisian (Polda) dengan timnya datang untuk menjemput laporan dan membantu membuatkan laporan, tetapi aliansi pun belum juga membuat laporan.

"MUI Medan berpendapat sebaiknya aliansi tidak melakukan unjuk rasa karena alasan untuk unjuk rasa mendesak kepolisian belum ada sebab laporannya pun belum dibuat," ujar Masri.

Masri mengapresiasi MUI dalam merespon kasus ini yang mendorong langkah-langkah terukur yg sistematis akademis, yakni melaporkan Sukmawati sebagai penista agama kepada pihak kepolisian.

"Kemudian, memberi kesempatan pada pihak kepolisian untuk  bekerja memperoses laporan. Jika pihak kepolisian lamban atau tidak menanggapi laporan tersebut, barulah akan dilakukan langkah turun ke jalan," ujarnya.

Atas dasar kebijakan dan saran MUI itulah, GIP-NKRI dan beberapa ormas lain seperti KAUMI, FUI dan tokoh-tokoh umat lain tidak akan turun unjuk rasa sebab alasan unjuk rasa dan tuntutannya serta pihak yg didemo tidak jelas.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ini Alasan MUI Medan dan Ormas Islam Tidak Aksi"

Post a Comment