Hadiri Munas BKPRMI, Jokowi Curhat

Iklan Advertisement
Majelissirah.com -Agenda musyawarah nasional Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta 23-25 April 2018, berlangsung dinamis.

Selain mendemisionerkan kepengurusan 2014-2018, Musyararah nasional juga menunjuk Said Adli Al Idrus sebagai ketua umum periode 2018-2022.

Sejumlah tokoh nasional turut meramaikan acara tersebut, seperti Lukman Hakim, Imam Nahrawi, Idrus marham dan Presiden RI Joko Widodo.

Dalam kesempatannya berpidato, jokowi mengeluhkan masifnya fitnah Dan pemberitaan terhadap dirinya. "Saya terima saran dan kritik dengan terbuka. Tapi kita harus membedakan kritik dengan mencela Dan memfitnah. Itu berbeda," ucapnya sebagaimana dilansir disudutpandangfajar, Rabu (25/4/2018)

Jokowi juga menyebut soal isu PKI yang menerpa pribadinya sebagai konyol dan tidak masuk akal. "Lihat foto yang beredar DN Aidit sedang kampanye di podium tahun 1955. Saya lahir tahun 1961, lha kok Ada gambar saya didepan podium, itu kan konyol," candanya.

"PKi itu bubar tahun 65, saya lahir tahun 61. Masa Ada PKI sayap balita?," Sambungnya, disahuti tawa oleh peserta.

Jokowi berharap, BKPRMI mampu berkontribusi terhadap pembangunan negara, dengan efisien. "Mari kita gunakan energi kita untuk membangun Indonesia, jangan habiskan energi kita untuk hal hal yang memicu perpecahan dan fitnah" tandasnya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Hadiri Munas BKPRMI, Jokowi Curhat"

Post a Comment