Begini Ulama Tabi'in Perlakukan Penguasa

Iklan Advertisement
Majelissirah.com -Suatu ketika Hisyam bin Abdul Malik sang Amirul Mukminin melakukan perjalanan ke baitullah, hingga dia berkata kepada pelayannya "Perjumpakan aku dengan sahabat Rasul"

Lantas pelayannya menjawab "bahwa sahabat Rasul sudah wafat semua tuan." Lanjut Hisyam bin Abdul Malik "kalau seperti itu pertemukan aku dengan tabi'in"

Lantas pelayannya memperjumpakan Thawus Al Yamani kepada sang Amirul mukminin

Dalam pertemuan tersebut Thawus melepas sandalnya sebelum naik ke permadani sang Khalifah, bahkan dengan sangat berani beliau memanggil Khalifah hanya dengan panggilan "Wahai Hisyam" tanpa panggilan nama kunyah beliau "Amirul mukminin"

Tidak hanya berhenti sampai disitu, dengan lancangnya juga Hisyam mengambil posisi duduk tepat disebelah Khalifah tanpa meminta izin, sehingga membuat Khalifah gerah dan hendak membunuh beliau.

Namun ketika dalam kondisi begitu berang Thuwas Al Yamani langsung menjelaskan maksud Beliau .

Dilepasnya sandal beliau itu karena kebiasaan Thawus Al Yamani ketika akan menghadap Allag ketika solat, maka pantaskah ketika hanya bertema seorang Khalifah aku memperlakukan dirimu lebih baik perlakuan kepada Allah.

Sambung Thawus Al Yamani, dipanggilnya engkau Khalifah dengan panggilan kunyah itu, aku tak ingin menanggung dusta atas panggilan namamu Amirul mukminin, dimana seluruh orang mukmin belum bersepakat engkau pemimpin mereka. Tidak hanya itu Khalifah, bahkan Rasulpun di panggil Allah dengan sebutan langsung namanya seperti wahai Yahya , wahai Adam. Maka pantaskah engkau diperlakukan seperti itu Khalifah?

Lanjut Thuwas,  "Mengapa aku duduk di sampingku, aku justru mengkhawatirkan dirimu Khalifah , aku pernah mendengar Ali bin Abi Thalib berkata jika engkau ingin lihat penghuni neraka maka lihat kan ketika dia duduk yang orang lain berdiri di sekitarnya."

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Begini Ulama Tabi'in Perlakukan Penguasa"

Post a Comment