Prof Ramli: Kalau Tidak Beragama, Bagaimana Menjalankan Politik dengan Baik

Iklan Advertisement


Majelissirah.com -Ketua Komisi Fatwa MUI Sumatera Utara, Prof Ramli Abdul Wahid  MA menegaskan bahwa politik merupakan bagian dari Islam

"Islam itu lengkap sempurna. Mulai dari lahir manusia hingga manusia itu mati ada ketentuannya. Hingga ke kuburan pun mayyit harus dimerengkan menghadap ke kiblat. Dari urusan sekecil kecilnya sampai sebesar besarnya diatur dalam Islam," jelasnya dalam Tausiyah setelah Subuh berjamaah dalam arena Kongres, Sabtu (31/3/2018) di Masjid Namiroh Asrama Haji Medan.

Prof Ramli menjelaskan bahwa tugas politik dalam Islam adalah Hifzud-din wa siyasatu dunya. Oleh karena itu, dalam memilih pemimpin (politik) wajib mengikuti ajaran agama.



"Kalau pilot, insyinyur bisa mensiasati dunia saja tapi untuk pemimpin politik bagaimana bisa menjaga agama jika tidak berdasarkan agama," ujarnya

Apalagi Nabi Muhammad Saw juga mencontohkan dengan adanya piagam Madinah yang disebut sebagai first writen constitution in the world.

Dalam kesempatan itu, Prof Ramli juga mengajak agar ummat tidak menjadi split personality. Split personality muncul ketika kepentingan agama dicampur yang lain seperti kekuasaan, ekonomi dan lain-lain.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Prof Ramli: Kalau Tidak Beragama, Bagaimana Menjalankan Politik dengan Baik "

Post a Comment