Sepenggal Kisah Berkah Langit di Erupsi Sinabung

Iklan Advertisement


Majelissirah.com -Tim Berkah Langit Medan, Senin malam (19/2/2018) dengan mengendarai mobil pribadi, berangkat menuju Kabupaten Karo. Keberangkatan itu terkait erupsi terbesar yang terjadi pada awal tahun 2018 ini.

Dengan bermodal bantuan dana dari Mode Fashion dan 4 relawan yg siap, maka sepanjang malam itu juga dengan bekal keyakinan tim Berkah Langit melalui perjalanan yang penuh dengan kesiagaan, di mana suatu waktu bisa saja Sinabung di saat itu kembali bergejolak.

"Tepat pukul 03.15 WIB, tim relawan Berkah Langit yang dikomandoi Nurul Karim sampai di Desa Sukajulu," ujar Ketua Berkah Langit, Budi Joewono kepada Majelis Sirah.

"Setelah itu, kami pun tidak langsung tidur, karena kami harus mulai mengemas bahan-bahan yang akan dibagikan besok dimana isi setiap kantongnya berupa mie instant cup, susu kaleng, roti, madu sachet, vitamin & masker itulah yang akan kita bagikan ke esokan harinya," ujarnya.

Alhasil, seluruh kantong berjumlah 100 paket siap untuk disebarkan.  Tepat lukul 07.00 WIB, Tim Berkah Langit mulai perlahan melintasi wilayah kecamatan Payung, dan pada akhirnya setelah menempuh perjalanan kurang lebih 1 jam lamanya.

Setelah menemukan masjid dan warga yang ada disekitar, dan disitulah mereka mulai membagi beberapa paket pangan.

"Tercatat oleh kami ada 2 desa yg menerima manfaat,yaitu Desa Batu Karang, dan Desa Payung Kec. Payung, Kabupaten Karo," ujar Budi.

Warga sangat berterimakasih atas bantuan dari Komunitas Berkah Langit.  Pemilik TK Al Muttaqin Ustadz Sahrul Lubis mengucapkan terima kasih kepada tim Berkah Langit, serta Mode Fashion. "Hanya Allah lah yang dapat membalas semua pengorbanan dan perjuangan kalian," pesannya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sepenggal Kisah Berkah Langit di Erupsi Sinabung"

Post a Comment