Pentingnya Periwayatan Internal

Iklan Advertisement


Majelissirah.com -Setiap kali mengikuti sebuah kegiatan partai, terlebih yang menghadirkan pejabat teras partai, biasanya kami membuat banyak tulisan. Baik yang berbentuk berita hingga features. Kami coba riwayatkan beritanya, pernyataannya, sisi uniknya hingga beragam pernak - perniknya. Tentu sebatas yang bisa kami lihat, dengar dan pahami. Kami lakukan sebagai inisiatif pribadi, meskipun bukan bagian dari tim media diacara yang bersangkutan. Meskipun tidak ada yang bertanya, tapi ijinkan kami menyampaikan alasannya. Diantaranya :

Pertama, Menyediakan Konten
Kader dan aktivis PKS termasuk komunitas yang haus berita, rajin share informasi dan melek teknologi. Situasi ini menjadi kelebihan disatu sisi, karena membuat PKS menjadi komunitas yang terkoneksi dengan baik, update dengan kondisi kekinian dan memicu dinamisasi internal. Kekurangannya, PKS sangat mudah untuk digoncang dengan isu. Ibaratnya, sebuah isu kecil bisa berkembang dan memicu gempa besar. Alias kepakan sayap kupu - kupu yang lemah bisa menyulut badai topan. Jika kebutuhan akan informasi tidak bisa disuplai oleh pihak internal, kader PKS umumnya akan mengakses informasi dari sumber - sumber eksternal. Padahal, boleh jadi isinya bias, tendensius dan penuh framing.

Kedua, Mengimbangi Media Mainstream
Selain bersikap partisan, media di Indonesia juga cenderung menyorot hal - hal yang negatif dan tidak lumrah. Istilahnya "Bad news is a good news". Jadi jangan berharap hal - hal yang baik dan bagus di PKS akan dimuat dna menjadi headline media mainstream. Mereka baru akan mengulas PKS selama 7 hari 7 malam jika ada berita yang kontroversial. Alasannya, karena kejadian itu di PKS dianggap tidak lazim dan tidak lumrah. Ibaratnya, Barcelona akan dihajar media berhari - hari saat kalah bertanding. Karena kemenangan bagi mereka dianggap sesuatu yang wajar, lazim dan lumrah. Sebaliknya, pada partai sebelah cenderung akan dimuat hal - hal yang baik saja. Kalaupun diberitakan hal yang negatif, biasanya juga tidak banyak berpengaruh pada persepsi publik.

Ketiga, Mengenalkan PKS
Para kader PKS memiliki misi untuk mengenalkan jajaran qiyadahnya, kebijakan yang diambilnya, tokoh dan kadernya, capaian prestasi yang diukirnya, kebiasaan dan budaya yang melingkupinya dll. Poin ini penting karena beberapa alasan, yakni : bagian dari syiar, memicu fastabiqul khairat dikalangan internal serta memberi sinyal positif kepada masyarakat luas. Anomali di Indonesia adalah : masyarakat umum dicuci otaknya untuk membenci politik dan partai politik, tapi pada saat pemilu digiring untuk memilih partai korup dan politisi busuk. Percayalah, hingga saat ini PKS masih lebih banyak didominasi dengan kebaikan, meskipun tentu saja tidak steril 100% dari keburukan. Kabar - kabar seputar PKS semoga bisa menyadarkan publik bahwa "harapan itu masih ada".

Keempat, Menangkal Berita Hoax
Secara umum, kita lebih senang sejarah dan berita kita ditulis oleh orang lain. Lihatlah buku, penelitian dan karya tulis seputar PKS, lebih didominasi oleh kalangan eksternal dan outsider. Kelebihannya, hasilnya dianggap bisa lebih netral dan objektif. Namun kekurangannya, kita menyerahkan data - data primer kepada pihak eksternal dan membiarkan mereka menulis cerita tentang diri kita sesuai maunya mereka. Siapa yang menjamin data - data internal itu tidak "dijual" dan diakses kepada pihak lawan? Siapa yang menjamin analisa mereka tidak bias kepentingan?

Hal yang sama juga terjadi pada level pemberitaan. Kita lebih senang mengutip pemberitaan media mainstream (eksternal) tentang acara PKS dan statemen tokoh PKS. Siapa yang menjamin bahwa tidak ada framing politik, penggiringan opini dan bias kepentingan atas konten berita yang ditampilkan? Saat ada statemen yang "menggelitik" dan digoreng secara massif, efeknya bisa sangat fatal dikalangan internal. Dari merenggangnya ukhuwah diantara sesama hingga ketidaktsiqahan kepada para qiyadah.

Khatimah
Tidak perlu heran jika ada acara wayangan, tapi yang muncul dimedia malah seputar capres. Media memang berhak memilih konten yang akan diangkat dilamannya. Jika seusai acara PKS lalu muncul berita yang negatif dimedia mainstream, boleh saja kita melakukan klarifikasi. Namun berdasarkan pengalaman, klarifikasi seringkali kalah gaungnya ketimbang berita awal yang jadi penyulut. Mungkin kedalam, kita memang perlu melakukan koreksi dan evaluasi internal. Bahwa semua kader yang hadir adalah para jurnalis lapangan. Tidak mengapa jika kita hanya mampu meriwayatkannya secara makna, tapi yang pasti esensinya jelas dan bisa dipertanggungjawabkan. Wallahu a'lam.

### Pesan sponsor : jika masih kesulitan juga, buatlah training dengan mendatangkan trainer yang handal 😁😁😁
PKS Indonesia

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pentingnya Periwayatan Internal"

Post a Comment