Munarman Minta Aktivis Islam Sumut Perkuat Persatuan

Iklan Advertisement


Majelissirah.com -Panglima Aksi 212, Munarman mengingatkan para aktivis Islam Sumatera Utara jangan sampai perbedaan yang ada baik cara pandang dan sebagainya untuk dieksploitasi oleh para musuh yang tidak suka kebangkitan Islam yang diprediksi pada 2020.

Hal itu disampaikan dalam acara temu tokoh dan aktivis Islam Sumut, di hotel Saka Premiere, Jalan Gajah Mada Medan, Selasa malam (13/2/2018).

"Kita harus menyadari antara design global dan peristiwa lokal. Jika tidak, kita hanya analisis day to day saja," jelasnya.

Ia menuturkan data bahwa pada rentang 2015-2020 ada beberapa skenario dimana  di beberapa lokasi diciptakan konflik di berdasarkan etnis dan agama. Tidak hanya konflik yang di design tetapi mereka juga me-maintance issuenya.

"Contohnya  kejadian di Singkil dan Tolikara. Ketika di Tolikara isu yg diangkat ummat Islam tidak bisa beradaptasi dengan adat setempat. Sedangkan di Singkil isu yang diangkat  intoleran," jelas salah satu pimpinan FPI itu.

Selain itu, Munarman juga mengungkapkan adanya upaya agar mengadu domba antar ormas islam, antar mazhab dalam Islam serta aliran dalam islam.

Oleh karena itu, ia mengajak aktivis Islam agar tetap bersatu karena berdasarkan data intelejen National Intellegence Council, konflik dapat memuncak pada 2019.

Temu Tokoh ini diikuti oleh tokoh ormas Islam se Sumatera Utara. Hadir sebagai narasumber selain Munarman, yakni Dewan pembina GNPF Ulama, KH Ahmad Shobri Lubis.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Munarman Minta Aktivis Islam Sumut Perkuat Persatuan"

Post a Comment