Ikhlas dan Riya'

Iklan Advertisement


Majelissirah.com -Ikhlas dan riya' adalah dua sifat yang hanya diketahui oleh Allah dan orang yg memilikinya.

Hakikatnya tidak ada hak bagi seorang pun untuk menghukumi orang lain berbuat riya' hanya karena melihat orang itu mempertontonkan atau menyebut kebaikannya.

Justru, kita harus waspada jika terbesit di hati  kecurigaan orang lain berbuat riya.

Imam Sufyan Ats-Tsauri pernah tidak bisa melakukan sholat malam selama lima bulan karena pernah terlintas di dalam hatinya menuduh orang berbuat riya'.

Nah, jadi bisa jadi sulitnya kita untuk berbuat taat disebabkan angeknya kita tersebab bisikan jahat dari dalam hati.

Jika kita memilih menyembunyikan amal sholih tak berarti setan berhenti untuk menggoda. Bisikan "saya memang orang ikhlas, tidak menampakkan amalan ke orang lain" "Tulis nanti hamba Allah saja ya" dsb. Bisa jadi tanpa terasa kita jatuh ke penyakit yang lebih parah dari riya yakni ujub. Na'udzubillah.

Kesimpulannya, teruslah berbuat dan senantiasa mengendalikan niat tetap di jalan lurus...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ikhlas dan Riya'"

Post a Comment