Bawaslu Atur Khutbah, Muhammadiyah: Bawaslu Lucu !

Iklan Advertisement
Majelissirah.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) akan membuat materi dakwah terkait penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada). Materi tersebut dibuat sebagai pengawasan terhadap kurikulum khutbah Jumat yang diharapkan tidak menyinggung SARA terkait pilkada.

Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM Muhammadiyah, Maneger Nasution menolak rencana Bawaslu untuk membatasi dan mengawasi khutbah Jumat. Merger menegaskan bahwasanya Bawaslu tidak memiliki kompetensi untuk mengawasi khutbah Jumat.

Dilansir Eramuslim, pada hari Ahad (11/2), Merger mengatakan “Ide itu  sangat menggelikan. Mandat Bawaslu itu mengawasi hajatan politik. Tapi kok punya syahwat mengurusi kurikulum khutbah Jumat segala? Apakah Bawaslu punya kompetensi soal materi khutbah Jumat?,”

“Bawaslu itu tidak punya mandat ‘mengawasi’ mimbar Jumat. Bawaslu ‘kebesaran baju’,” sambungnya.

Untuk itu, menurut merger Bawaslu harus menjelaskan soal ini ke publik. Sehingga tidak berkembang pergunjingan di publik bahwa Bawaslu dimanfaatkan untuk kepentingan politik tertentu.

“Jangan-jangan ada kelompok politik tertentu yang sedang menggunakan tangan Bawaslu dengan ‘ide’ yang menggelikan itu? Hanya Tuhan dan Bawaslu sendiri yang tahu. Tentu saja publik berharap hal itu tidak benar,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga meminta agar Bawaslu fokus menunaikan mandatnya menjadi ‘wasit’ pemilukada yang profesional. Menurutnya, Bawaslu harus memastikan bahwa KPU/KPUD menyelenggarakan seluruh tahapan Pemilu Pemilukada secara independen.
“Pastikan KPU atau KPUD memfasilitasi seluruh warga negara menggunakan hak-hak konstitusionalnya. Pastikan netralitas ASN dan TNI/Polri. Pastikan tidak ada money politic dan ujaran kebencian,” tuturnya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bawaslu Atur Khutbah, Muhammadiyah: Bawaslu Lucu ! "

Post a Comment