Anis Is Me

Iklan Advertisement


Majelissirah.com - Siapakah Anis Matta? Menjawab pertanyaan seperti ini memang gampang - gampang susah. Mengingat banyaknya peran, besarnya pengabdian dan luasnya kiprah Anis Matta. Orang luar mungkin hanya mengenalnya sebagai Wakil Pimpinan DPR RI periode 2009 - 2014 dan Presiden PKS kelima. Beliau sendiri mundur dari jabatan wakil pimpinan DPR RI pada Februari 2013, yakni saat ditetapkan oleh Majelis Syura PKS untuk menjadi Presiden PKS. Tapi bagi kalangan internal, Anis Matta adalah sosok penting yang tak tergantikan. Beliau adalah salah satu sosok yang membidani kelahiran PK, mengawal perjalanan PKS dimasa tenang dan menjadi panglima bagi PKS dimasa genting. Ijinkan kami ceritakan sedikit potret tentang siapa sosok Anis Matta.

Pertama, Pengobar Semangat
Beliau adalah sosok pengobar semangat yang sangat piawai. Dimasa damai, beliau menyampaikan beragam taujih yang menguatkan tekad, baik melalui tulisan maupun video. Yang paling kami ingat tentu serial kepahlawanan yang dimuat secara rutin dimajalah Tarbawi. Selanjutnya, kumpulan tulisannya dibukukan dalam buku berjudul "Mencari Pahlawan Indonesia". Dimasa genting, paska beliau juga menunjukkan kelasnya. Beragam pidato dan orasi terus menghujani kader dan pengurus. Narasi dari sumur ke istana dihadirkan dengan sangat bagus, hingga mampu merubah karakter dan mindset kader, dari keterpurukan mental, berbalik menjadi "Kemenangan itu sudah dekat". Suasananya sungguh mirip dengan kabar gembira diwaktu menggali parit, jelang perang khandak.

Kedua, Pemikir Pejuang
Beliau adalah sosok pemikir yang brilian. Buku - bukunya sudah menyiratkan kapasitas beliau sebagai pemikir. Buku "Menikmati Demokrasi" menjadi rujukan standar para kader dakwah yang menggelar kiprah dakwahnya didalam sistem demokrasi. Buku "Dari Gerakan ke Negara" mampu menjabarkan pergerakan islam yang menapak jenjang bernegara. Termasuk beliau paparkan beragam kesulitan dan tantangan yang segera menghadang saat sebuah gerakan islam berhasil memegang kekuasaan disebuah negara. Saat menjadi Presiden PKS, beliau mengulas "Gelombang Ketiga" dan konsep "Menjadi otak, hati dan tulang punggung Indonesia". Ide ini sangat orisinil, bahkan setahu kami belum pernah disampaikan oleh pemikir lain. Terakhir, saat ini beliau menyampaikan narasi "Arah Baru Indonesia". Konsepnya memang belum dijabarkan secara terperinci kepada publik. Namun kita tentu sangat yakin bahwa tokoh sekelas Anis Matta tidak mungkin hanya jualan jargon kosong.

Ketiga, Pemandu Pergerakan
Beliau adalah sosok arsitek dibalik gerak langkah PK/PKS. Beliau benar - benar menjalankan peran nyata sebagaimana buku yang ditulisnya "Arsitek Peradaban". Sebuah kumpulan tulisan yang dimuat dimajalah Intilaq. Melalui PK/PKS, beliau menjadi tactician yang merumuskan siasat pemenangan dan pergerakan dilapangan. Beliau memberi arti kehadiran PKS bagi bangsa Indonesia dengan slogan "Bersih, Peduli, Profesional" disuatu masa dan jargon "Cinta, Kerja, Harmoni" dimasa selanjutnya. Termasuk, asa untuk menjadikan PKS sebagai partai papan atas alias "Meraih 3 Besar". Jauh didalam sistem partai, beliau selaku "Sekjen Abadi" tentu saja menjadi penanggungjawab atas urusan administratif, kepengurusan, pemenuhan struktural hingga mengawal verifikasi partai dari Pemilu ke Pemilu. Sebuah kerja - kerja rutin dan berat yang dilakukan dibawah kepemimpinan 4 Presiden PK/PKS. Tidak berlebihan jika beliau dianggap sebagai peletak dasar sistem internal dan perumus cetak biru pergerakan PKS.

Khatimah
Kita tentu saja bukan Anis Matta. Kita juga belum layak untuk dibanding - bandingkan dengan Anis Matta. Lalu, apa maksud slogan Anis Is Me? Hm,.. mungkin sebagai penyemangat agar kita bisa manapak jejak langkah dan kiprah Anis Matta. Sebagaimana kita biasa mensifati orang baik dengan predikat hanif. Bukan karena ingin menyamakan mereka dengan Nabi Ibrahim yang hanif, tapi sebagai doa dan pengharapan agar mereka bisa meneladani Nabi Ibrahim. Wallahu a'lam.

PKS Indonesia

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Anis Is Me"

Post a Comment