Aktivis Islam Sumut Jangan Terkotak Akibat Politik

Iklan Advertisement


Majelissirah.com -Dewan Pembina GNPF Ulama KH Ahmad Shobri Lubis mengaku bahwa aktivis Islam di tingkat pusat sangat respek dengan aktivis Islam di Sumut. Maka, mereka tidak ingin aktivis di Sumut tidak terkotak-kotak lagi.

"Umat Islam tidak terkotak kotak dengan cara apapun khususnya terkait perpolitikan. Sekarang sudah terlihat peta perpolitikan di Sumut. Sekarang saatnya meminimalisir perbedaan perbedaan yang ada dan memenangkan ummat Islam," ujarnya dalam temu tokoh, Selasa malam (13/2/2018) di Hotel Saka Primiere Medan.

Sementara itu, Panglima Aksi 212, Munarman mengingatkan bahwa kekompakan ummat Islam itu bukan hanya terlihat  dari mempertunjukkan eksistensi pada event tertentu tetapi lebih penting ialah kontiniuitas perjuangan bersama.

Salah satu petinggi FPI ini juga mengingatkan bahwa Al-Maidah 51 juga masih bisa dipakai di Sumatera Utara. Munarman berharap kondisi seperti  DKI Jakarta tidak terulang saat pemenangnya wakilnya non-muslim.

"Almaidah 51 juga berlaku di Sumatera Utara. Jangan sampai kejadian seperti Pilkada DKI Jakarta yang sebelumnya. Demi Al-Maidah 51 pilihlah Muslim-muslim," ujarnya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Aktivis Islam Sumut Jangan Terkotak Akibat Politik"

Post a Comment