Waw!! Istana Ngaku Usulan Mendagri Belum Diterima, Hanya Test of Water?

Iklan Advertisement
Majelissirah.com -

Usulan Mendagri yakni dua jenderal polisi sebagai pejabat Gubernur di Jawa Barat dan Sumatera Utara menuai polemik di masyarakat. Kini ia semakin pelik karena informasi yang diterima bahwa Istana Negara mengaku belum menerima surat tentang pengusulan tersebut.

Kementerian Sekretaris Negara, lembaga yang berperan dalam mengurus teknis administrasi di bidang kesekretariatan negara, pun belum dapat menyampaikan usulan tersebut secara resmi kepada Presiden.

“Ya, yang mengusulkan Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri), itu usulan kan belum masuk sampai hari ini,” kata Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, di Jakarta pada Senin, (29/1/2018) sebagaimana lansir Ngelmu.

Pratikno mengaku wacana tersebut harus dibahas di kalangan menteri. Akan tetapi, wacana itu belum dapat ditindaklanjuti. Hal itu karena  pengusulan resminya saja belum disampaikan kepada Presiden.

Kementerian Sekretaris Negara bahkan belum menerima usulan dua jenderal polisi yang akan ditugaskan sebagai kepala daerah sementara di Jawa Barat dan Sumatra Utara.

Sebelumnya dikabarkan bahwa dua perwira tinggi Polri, yaitu Inspektur Jenderal Polisi Muhammad Iriawan dan Inspektur Jenderal Polisi Martuani Sormin, disebut-sebut diusulkan menjadi pelaksana tugas (Plt) Gubernur Jawa Barat dan Sumatera Utara. Namun istilah Plt tersebut segera dikoreksi oleh Kementerian Dalam Negeri: bukan pelaksana tugas tetapi penjabat atau Pj.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan akan mengakhiri masa jabatannya pada 13 Juni 2018, sedangkan Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry pada 17 Juni 2018. Sedangkan pelaksanaan pemungutan suara pilkada serentak ditetapkan pada 27 Juni 2018.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Waw!! Istana Ngaku Usulan Mendagri Belum Diterima, Hanya Test of Water? "

Post a Comment