Sumut Rawan Konflik Tingkat Sedang, Mendagri Sebut SARA Salah Satu Sebab Konflik

Iklan Advertisement
Majelissirah.com -Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut Sumatera Utara memiliki kerawanan konflik tingkat sedang saat Pilkada Serentak 2018.



Dwmikian disampaikan Tjahjo saat memberi pembekalan Rapim TNI-Polri di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Selasa (23/1/2018).

Ia mencatat beberapa daerah yang diprediksi rawan konflik saat Pilkada Serentak 2018. Tjahjo menyebutkan salah satu daerah yang rawan konflik adalah Papua.

"Pemetaan area rawan pilkada memang Papua secara geografis. Kemarin kantor Kemendagri dirusak oleh orang tidak tahuan, masak Kemendagri tidak bisa membatalkan keputusan MK," ujarnya lansir Detik.

Selain itu, Tjahjo mengatakan Kalimantan Barat juga merupakan daerah rawan konflik di Pilkada Serentak 2018. Sebab, isu SARA bisa digunakan di daerah itu.

"Ini pemetaan saya kira Kalimantan Barat ini menarik 68 persen pemilih muslim, tapi kemarin jadi gubernur kebetulan agama Katolik dan wakil Kristen. Sekarang cukup keras, apalagi sudah ada kelompok masyarakat Dayak di Kalbar," kata dia.

Berikut ini catatan prediksi daerah rawan konflik pilkada serentak 2018 versi Mendagri:

Provinsi yang memiliki kerawanan tinggi: Papua, Mimika, Paniai, Jayawijaya, Puncak, Timor Tengah Selatan, Maluku, Konawe, NTT, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, dan Kalimantan Barat.

Provinsi yang memiliki kerawanan sedang: Sumatera Utara, Sulawesi Tenggara, Kalimatan Timur, Maluku Utara, NTT, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, NTB, Jawa Barat, Riau, Lampung, dan Bali.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sumut Rawan Konflik Tingkat Sedang, Mendagri Sebut SARA Salah Satu Sebab Konflik"

Post a Comment