KUA Diminta Berperan Tidak Melulu Tempat Menikah

Iklan Advertisement
Majelissirah.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menghimbau agar Kantor Urusan Agama meningkatkan peran sehingga tidak hanya melulu sebagai tempat menikah.

Sumber foto : goriau


"Selain sebagai tempat menikah tanpa dipungut bayaran jika jam kerja, juga menjadi tempat pemberian bimbingan pranikah bagi calon pasangan yang akan menikah dan bimbingan manasik haji," kata Lukman di depan Aparat Sipil Negara (ASN) lingkup Kemenag Sulsel di Makassar, Kamis (25/1/2018).

Dia mengungkapkan peran KUA penting  mengingat angka perceraian yang tinggi, begitu pula kasus kekerasan dalam rumah tangga, termasuk penurunan persepsi masyarakat terhadap pentingnya sebuah rumah tangga.

Dalam kesempatan itu, Lukman juga menegaskan bahwa  calon pasangan yang menikah tidak akan dipungut biaya sepanjang akad nikah di KUA dilakukan pada saat jam kerja. Namun bila dilakukan diluar jam kerja misalnya Hari Sabtu atau Minggu maka akan dikenakan biaya Rp600 ribu.

Dalam kunjungan kerja Menteri Agama Lukman di Makassar, selain meresmikan 28 unit bangunan KUA se-Sulsel untuk Tahun Anggaran 2017, juga menghadiri acara penganugrahan gelar doktor honouris causa pada Wakil Presiden HM Jusuf Kalla di Universitas Islam Negeri (UIN), Makassar.

Sementara pada Jumat (26/1), menteri agama dijadwalkan membuka acara nasional yakni Sidang Majelis Pekerja Lengkap, Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) di Kota Palopo, Sulsel.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "KUA Diminta Berperan Tidak Melulu Tempat Menikah"

Post a Comment