Isu Kehalalan Bolu Meranti, Berhati-Hati Adanya Upaya Membenturkan Para Ulama

Iklan Advertisement
Majelissirah.com , Medan- Branch Manager Rumah Zakat Medan, Budi Syahputra mengajak ummat Islam Sumut untuk tidak membesar-besarkan masalah kehalalan Bolu Meranti.



Isu tersebut menjadi hangat karena adanya perbedaan informasi yang diterima masyarakat. Satu sisi, bahwa LPPOM MUI Sumut menjawab pertanyaan masyarakat bahwa memang benar pihak Bolu Meranti tidak memperpanjang sertifikasi halal dari pihak MUI Sumut.

Sedangkan di sisi lain, di Website MUI Medan, Bolu Meranti  sertifikasi halal dari LPPOM MUI Medan berlaku hingga 1 November 2018.



Terkait hal itu, Ia menilai hal tersebut adalah persoalan lama dan seperti ada pola yang ingin membentur-benturkan antar ulama dan cendikiawan muslim.

"Lebih baik diabaikan saja. Karena ada semacam upaya membentur benturkan antara ulama dan cendikiawan muslim," ujarnya pada MajelisSirah, Jumat (5/1/2018) di Kantor RZ Jalan Setia Budi Medan.

Budi mengingatkan bahwa kedua lembaga wadah para ulama tersebut memiliki kewenangan untuk mengeluarkan sertifikasi.

"Memang secara umum, di berbagai daerah MUI Tingkat Propinsi lah yang mengeluarkan sertifikasi. Hanya MUI Kota Medan, yang merupakan Tingkat Kota yang memiliki kewenangan sebab memiliki laboratorium," ujarnya.

Oleh karena itu, pria asal Bandung ini mengajak masyarakat tidak membesar-besarkan masalah tersebut.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Isu Kehalalan Bolu Meranti, Berhati-Hati Adanya Upaya Membenturkan Para Ulama"

Post a Comment