Ini Gambaran Umum Rasulullah tentang Kondisi Suatu Kaum dari Zaman ke Zaman

Iklan Advertisement
Ini Gambaran Umum Rasulullah tentang Kondisi Suatu Kaum dari Zaman ke Zaman
Majelissirah.com - Saat manuver musuh-musuh Allah semakin keji, Umat Islam harus berusaha semakin sholih, itulah yang seharusnya kita lakukan.

Beikut Gambaran Umum Rasulullah ﷺ tentang bagaimana kondisi suatu kaum dari zaman ke zaman :

Pertama :
-----------
KEJAHATAN YANG DITUJUKAN KEPADA UMAT ISLAM SELALU LEBIH BURUK DARIPADA SEBELUMNYA.

Rasulullah ﷺ bersabda :

لا يأتي عليكم زمان إلا والذي بعده شر منه حتى تلقوا ربكم ) أخرجه البخاري في صحيحه من حديث الزبير بن عدي

"Tidaklah datang kepada kalian suatu masa kecuali setelahnya lebih jahat dari sebelumnya, sehingga engkau akan bertemu dengan Allah (Robb kalian)." (HR. Bukhari).

Hadist diatas sangat relevan dengan kondisi yang dialami oleh Umat Islam saat ini.

Jika direnungkan dengan seksama, tentu kita akan sadar bahwa apa yang telah disabdakan oleh Rasulullah ﷺ benar-benar terbukti dan kita alami saat ini.

Perlakuan musuh-musuh Allah terhadap Umat Islam dari waktu ke waktu semakin kejam dan brutal. Dan kondisi ini lebih buruk daripada perbuatan mereka sebelumnya.

Berbagai elemen - struktur penyelenggara negara tampak semakin melemah dan kendor dari pijakan ideologi Keislaman-nya, mudah terbawa arus propaganda musuh Allah, hingga semakin terlihat kengganannya berpihak pada Umat Islam.

Kedua :
---------
PEMENGANG KEKUASAAN MENJADI SANGAT DOMINAN DAN BERBUAT SEMENA-MENA.

Rasulullah ﷺ bersabda :

.....ثم تكون ملكا عاضا فيكون ماشاءالله أن يكون......

Kemudian akan ada kerajaan (penguasa) yang penindas yang berlangsung sampai masa yang dikehandaki Allah...

(HR. Albaihaqi. Di Sohihkan oleh Al AlBani dalm Silsilah  Ahadits Shohihah).

Rasulullah ﷺ mendoakan para pemimpin kaum (negara) yang telah menyengsarakan rakyatnya.

Hadits dari 'Aisyah Rodhiallahu 'Anha, bahwa Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam berdoa:

اللَّهُمَّ مَنْ وَلِيَ مِنْ أمْرِ أُمَّتِي شَيْئاً فَشَقَّ عَلَيْهِمْ ، فاشْقُقْ عَلَيْهِ ، وَمَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ أُمَّتِي شَيْئاً فَرَفَقَ بِهِمْ ، فَارفُقْ بِهِ

Ya Allah, barang siapa yang diberikan amanah mengurus urusan umatku lalu dia mempersulit mereka maka persulitlah dia, dan barang siapa yang diberikan amanah mengurus urusan umatku lalu dia berlaku baik kepada mereka, maka, perlakukanlah dia dengan baik pula.

(HR. Muslim No. 1828, Ahmad No. 24622, Ibnu Hibban No. 553, Abu ‘Uwanah No. 7025, dll)

Ketiga :
---------
PEMEGANG KEKUASAAN SANGAT RINGAN DALAM MELAKUKAN BERBAGAI MANIPULASI.

Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Nabi ﷺ bersabda:

«سَيَأْتِي عَلَى النَّاسِ سَنَوَاتٌ خَدَّاعَاتُ، يُصَدَّقُ فِيهَا الْكَاذِبُ، وَيُكَذَّبُ فِيهَا الصَّادِقُ، وَيُؤْتَمَنُ فِيهَا الْخَائِنُ، وَيُخَوَّنُ فِيهَا الْأَمِينُ، وَيَنْطِقُ فِيهَا الرُّوَيْبِضَةُ» ، قِيلَ: وَمَا الرُّوَيْبِضَةُ؟ قَالَ: «الرَّجُلُ التَّافِهُ فِي أَمْرِ الْعَامَّةِ»

“Akan datang ke pada manusia tahun-tahun penuh kebohongan, saat itu pendusta dibenarkan, orang yang benar justru didustakan, pengkhianat diberikan amanah, orang yang dipercaya justru dikhianati, dan Ar-Ruwaibidhah berbicara.” Ditanyakan: “Apakah Ar-Ruwaibidhah?” Beliau bersabda: “Seorang laki-laki yang bodoh (Ar Rajul At Taafih) tetapi sok mengurusi urusan orang banyak.”

(HR. Ibnu Majah No. 4036. Ahmad No. 7912.  Dihasankan oleh Syaikh Syu’aib Al Arnauth dalam Ta’liq Musnad Ahmad No. 7912. Al Hafizh Ibnu Hajar mengatakan: sanadnya jayyid. Lihat Fathul Bari, 13/84).

Keempat :
-----------
ELEMEN PENGAMAN BANGSA TIDAK TAKUT  AKAN MURKA ALLAH.

Rasulullah ﷺ bersabda :

"سَيَكُونُ فِي آخِرِ الزَّمَانِ شَرَطَةٌ، يَغْدُونَ فِي غَضِبِ اللَّهِ، وَيَرُوحُونَ فِي سَخَطِ اللَّهِ، فَإِيَّاكَ أَنْ تَكُونَ مِنْ بِطَانَتِهِمْ".

"Akan datang di akhir zaman adanya petugas keamanan yang di pagi hari di bawah kemurkaan Allah, dan sore harinya di bawah kebencian Allah. Hati-hatilah kamu menjadi bagian dari mereka."

(HR. Ath Thabarani dalam Al Kabir No. 7616. Imam Al Munawi mengatakan: shahih. Lihat At Taisir bi Syarh Al Jaami’ Ash Shaghiir, 2/192).

Kelima :
---------
KEBENCIAN TERHADAP ARAB SEMAKIN TERANG-TERANGAN.

Rasulullah ﷺ bersabda :

يا  سلمان لا تبغضنى فتفارق دينك. قلت يارسول الله كيف ابغضك وبك هدانا الله. قال تبغض العرب فتبغضني

Wahai Salman. Janganlah kamu membenciku. Hal itu akan berdampak engkau akan terlepas dari Agamamu. Salaman bertanya ; Bagaimana aku membencimu. Pada hal kami mendapat Hidayah karena keberadaanmu?. Engkau membenci Arab maka kau telah membenciku.

(HR. At Tirmidzi No. 3927, katanya: hasan. Ahmad No. 23731, Al Hakim dalam Al Mustadrak No. 6995, katanya: shahih. Sebagian ulama yg lain menilai hadits ini doif).

Ketujuh :
----------
ZINA DAN RIBA MERAJALELA

Rasulullah ﷺ bersabda dalam suatu riwayat :

Dari Ibnu ‘Abbas Radhiallahu ‘Anhuma, bahwa Nabi ﷺ bersabda:

 إِذَا ظَهَرَ الزِّنَا وَالرِّبَا فِي قَرْيَةٍ فَقَدْ حَلُّوا بِأَنْفُسِهِمْ كِتَابَ اللهِ

Jika zina dan riba sudah muncul di sebuah negeri maka mereka telah menghalalkan azab yang ditetapkan Allah ﷻ .

(HR. Al Baihaqi, Syu’abul Iman No. 5416. Al Hakim, Al Mustadrak No. 2261, kata Al Hakim: shahihul isnad. Syaikh Al Albani menshahihkan dalam Shahihul Jami’ No. 679).

Kedelapan :
-------------
JUMLAH ULAMA SEMAKIN SEDIKIT

Rasulullah ﷺ bersabda:

 إِنَّ اللَّهَ لَا يَقْبِضُ الْعِلْمَ انْتِزَاعًا يَنْتَزِعُهُ مِنْ الْعِبَادِ وَلَكِنْ يَقْبِضُ الْعِلْمَ بِقَبْضِ الْعُلَمَاءِ حَتَّى إِذَا لَمْ يُبْقِ عَالِمًا اتَّخَذَ النَّاسُ رُءُوسًا جُهَّالًا فَسُئِلُوا فَأَفْتَوْا بِغَيْرِ عِلْمٍ فَضَلُّوا وَأَضَلُّوا

Sesungguhnya Allah tidaklah menghapuskan ilmu begitu saja dari manusia. Tapi dihapuskannya dengan mewafatkan ulama, sampai Ulama tidak tersisa. Manusia pun mengambil tokoh-tokoh bodoh, lalu mereka ditanya, dan berfatwa tanpa ilmu sehingga mereka sesat dan menyesatkan.
(HR. Al Bukhari)

Kesembilan :
--------------
KONDISI UMAT BANYAK NAMUN TIDAK BERKUALITAS.

Rasulullah ﷺ bersabda:

يوشك الأمم أن تداعى عليكم، كما تداعى الأكلة إلى قصعتها. فقال قائل: ومِن قلَّةٍ نحن يومئذ؟ قال: بل أنتم يومئذٍ كثير، ولكنكم غثاء كغثاء السَّيل، ولينزعنَّ الله مِن صدور عدوِّكم المهابة منكم، وليقذفنَّ الله في قلوبكم الوَهَن. فقال قائل: يا رسول الله، وما الوَهْن؟ قال: حبُّ الدُّنيا، وكراهية الموت

"Hampir-hampir bangsa-bangsa memperebutkan kalian (umat Islam), layaknya memperebutkan makanan yang berada di mangkuk." Seorang laki-laki berkata, "Apakah kami waktu itu berjumlah sedikit?" beliau menjawab: "Bahkan jumlah kalian pada waktu itu sangat banyak, namun kalian seperti buih di genangan air. Sungguh Allah akan mencabut rasa takut kepada kalian, dan akan menanamkan ke dalam hati kalian Al Wahn." Seseorang lalu berkata, "Wahai Rasulullah, apa itu Al Wahn?" beliau menjawab: "Cinta dunia dan takut mati."
(HR. Abu Daud No. 3745. Syaikh Bin Baaz mengatakan: hasan. Lihat Majmu' Al Fatawa, 5/106).

Subhanallah...
Betapa gambaran yang telah disabdakan oleh Rasulullah ﷺ diatas sangat identik dengan realita yang sedang dialami oleh Umat Islam saat ini.

Tentu sebagai Muslim kita merasa gelisah, sering muncul perasaan khawatir yang sangat dengan kondisi   Negri kita saat ini.

Kendati demikian ...
SEBAGAI MUKMIN KITA TETAP TIDAK BOLEH BERPUTUS ASA.
Karena ...
Harapan kebangkitan Umat Islam tetap masih ada, selama masih ada baik Kelompok ataupun secara pribadi dari Umat Islam yang memiliki karakter sebagai berikut :

🔲 Para Ulama dan Umat bersatu dengan tekad  bersama-sama berjuang dalam Menegakkan Kalimatullah.

Allah ﷻ berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا خُذُوا حِذْرَكُمْ فَانْفِرُوا ثُبَاتٍ أَوِ انْفِرُوا جَمِيعًا

Hai orang-orang yang beriman, bersiap siagalah kamu, dan majulah (ke medan pertempuran) berkelompok-kelompok, atau majulah bersama-sama! (QS. An Nisa: 71)

🔲 Para Pemuda Muslim siap untuk bangkit dan memiliki semangat bagai Pemuda As-Habul Kahfi.*

نَحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ نَبَأَهُمْ بِالْحَقِّ ۚ إِنَّهُمْ فِتْيَةٌ آمَنُوا بِرَبِّهِمْ وَزِدْنَاهُمْ هُدًى

Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk.
(Qs. Al Kahfi: 13)

🔲 Umat Islam sadar bahwa dirinya harus meningkatkan taqwa-nya kepada Allah ﷻ dan berusaha untuk istiqomah dijalan taqwa itu.

Dari Tsauban Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah ﷺ  bersabda:

لَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي ظَاهِرِينَ عَلَى الْحَقِّ لَا يَضُرُّهُمْ مَنْ خَذَلَهُمْ حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللَّهِ وَهُمْ كَذَلِكَ

“Ada segolongan (thaifah) umatku yang senantiasa di atas kebenaran, tidaklah memudharatkan mereka orang-orang yang memusuhi mereka, sampai Allah datangkan urusannya (kiamat), dan mereka tetap demikian.”

(HR. Muslim No. 1920, At Tirmidzi No. 2229, Ibnu Majah No. 6).

🔲 Ulama dan Umat memiliki keberanian menasihati Pemimpin yang dzalim.

Dari Abu Sa'id Al Khudri Radhiallahu 'Anhu, bahwa Nabi ﷺ bersabda:

إِنَّ مِنْ أَعْظَمِ الْجِهَادِ كَلِمَةَ عَدْلٍ عِنْدَ سُلْطَانٍ جَائِرٍ

Sesungguhnya jihad yang paling agung adalah mengutarakan perkataan yang benar dihadapan pemimpin yang zalim.

(HR. At Tirmidzi No.  2329, katanya: hasan).

Mari kita renungkan Nasihat Imam Hasan Al Banna saat kita berada dalam situasi sulit seperti saat ini :

ﺣﺘﻰ ﺗﻌﻠﻤﻮﺍ ﺃﻻ ﻣﻠﺠﺄ ﻣﻦ ﺍﻟﻠﻪ ﺇﻻ ﺇﻟﻴﻪ
ﻭﻻ ﺗﻨﺘﻈﺮﻭﺍ ﻣﻦ ﺃﺣﺪ ﻏﻴﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﻨﺼﺮ
ﻭﺍﻟﺘﺄﻳﻴﺪ ﻓﺄﻟﺤﻮﺍ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﻰ ﺍﻟﺪﻋﺎﺀ
ﻭﺍﺟﺘﻬﺪﻭﺍ ﻓﻲ ﺍﻟﻌﻤﻞ


PERTAMA :
-----------
"Agar kalian semua tahu dan menyadari betul, bahwa tidak ada tempat bersandar kecuali kepada Allah.

KEDUA :
---------
Dan agar jangan pernah kalian menanti dukungan dan kemenangan kepada seorangpun kecuali kepada Allah.

KETIGA :
---------
Oleh karenanya ikhwah sekalian, merengeklah kepada Allah dalam doa-doa kalian.

KEEMPAT :
-----------
Dan bersungguh-sungguhlah dalam beramal !"

Masya Allah ...
Sungguh nasihat yang begitu tepat bagi kaum Muslimin negri ini.

Wahai Saudaraku ...

Marilah kita segera bertaubat dan merengek-rengek kepada Allah ﷻ agar kita segera terlepas dari Kezaliman Penguasa dan Fitnah Media sebagaimana yang kita alami saat ini.@BE

 والله أعلم بالصواب

Diolah dari beberapa tulisan.
Ustadz Abdul Aziz Abdur Ro'uf, Lc

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ini Gambaran Umum Rasulullah tentang Kondisi Suatu Kaum dari Zaman ke Zaman"

Post a Comment