Antara Moderator dan Provokator Sebuah Media

Iklan Advertisement
Antara Moderator dan Provokator Sebuah Media
Majelissirah.com - Jika mengamati kebijakan redaksi dan polah tingkah presenter Metro Tv, maka kita lebih sering mendapatkan presenter yg bersikap sebagai Provokator ketimbang Moderator. Setidaknya, ada beberapa indikasi kuat yg mengarah pada simpulan itu.

Seorang moderator akan memberi pertanyaan yg netral, memberi kebebasan pada nara sumber untuk menjawab sesuai sikap dan pendapatnya, sedangkan provokator akan memberi pertanyaan yg tendensius, mengejar nara sumber agar memberikan statemen sesuai keinginannya.

Moderator akan mengupas keterangan seluas - luasnya dari nara sumber dan memberikan penghormatan atas kapasitas yg dimilikinya, sedangkan provokator akan memberi kacamata kuda serta menekan nara sumber agar tunduk pada isu yg dibawa.

Moderator akan mengundang beragam nara sumber, minimal menghadirkan dua pihak yg berbeda sudut pandang, sedangkan provokator akan menghadirkan banyak nara sumber tapi memiliki pandangan yg searah, seide dan sepandangan atas isu yg dibahas. Disini ada kamuflase demokrasi yg dimainkan.

Moderator akan membiarkan diskusi mengalir bebas serta terbuka dengan ragam informasi dan sudut pandang baru yg muncul dalam forum, sedangkan provokator cenderung sering memotong pembicaraan dan bahkan mengalihkan alur isu sesuai framing yg telah disetting sebelumnya.

Moderator akan memandu diskusi dalam suasana yg santai, cair tapi fokus dengan isu sedangkan provokator akan memandu perbincangan dalam suasana yg menjebak, hegemonik dan fokus pada alur.

Dan akhirnya, moderator akan bersikap adil, memberi kesempatan yg sama pada narasumber dan cenderung tidak memiliki kepentingan atas hasil diskusi yg dilakukan, sedangkan provokator cenderung partisan dan memiliki kepentingan besar atas statemen nara sumber serta kesimpulan akhir diskusinya.

Kenyataan ini harus menjadi perhatian banyak pihak, yg mengaku menjaga demokrasi. Agar demokrasi tidak dimatikan oleh penjaga pilarnya sendiri (Pers, baca : Metro Tv).

Sumber : Fb Eko Jun

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Antara Moderator dan Provokator Sebuah Media"

Post a Comment