Salman : Ranperda Minol Akan Dirancang untuk Mengendalikan Peredarannya

Iklan Advertisement
Salman : Ranperda Minol Akan Dirancang untuk Mengendalikan Peredarannya
Majelissirah.com - Salman Alfarisi dari fraksi PKS DPRD Kota Medan terpilih menjadi Ketua Panitia Khusus (Pansus) rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang minuman beralkohol (minol). Salman berpendapat Ranperda ini akan dirancang untuk mengendalikan peredarannya, sehingga minol menjadi barang yang tidak mudah diperoleh masyarakat di Kota Medan.

"Rapat perdana Pansus Senin (30/11/2015) mendatang. Kami Pansus akan melakukan pembahasannya," ucap Salman kepada Tribun via seluler, Kamis (26/11/2015).

Maka pada pembahasan nanti, sambung Salman akan terlihat dinamika arah isi Ranperda tersebut. Fokus pada pemungutan retribusi atau pengendalian peredarannya.

Selanjutnya, pendapat Salman, selain tiga jenis kategori minol, minuman tuak juga akan dibatasi peredarannya. "Harusnya minuman tuak juga masuk dalam kategori minol," tegas kader PKS ini.

Meski demikian, Salman mengakui tidak semuanya minuman yang mengandung alkohol serta merta dibatasi peredarannya.

Sebab, ada berbagai produk yang kandung alkohol dijadikan untuk kesehatan. Misalnya obat batuk dan lain sebagainya. "Memang ada itu diatur dalam peraturan perundang-undangan diatas peraturan daerah," bebernya.

Pertimbangkan hal itu, Pansus akan melakukan pengkajian secara mendalam. Dengan mengundang atau konsultasi kepada MUI, BPOM, aktifis kesehatan dan organisasi masyarakat lainnya. "Kami berharap, dengan mengundang mereka kami mendapatkan hasil terbaik dari argumentasi mereka," tegas Salman.

Namun, Salman tidak bisa memberikan prediksi kapan Ranperda ini bisa disahkan DPRD bersama Pemko Medan.

"Kalau keinginan, Ranperda ini sesegera mungkin disahkan. Tapi kita juga ingin hasil terbaik, jadi tidak bisa ditargetkan kapan selesainya," jawab anggota Komisi C ini. [tribunnews]

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Salman : Ranperda Minol Akan Dirancang untuk Mengendalikan Peredarannya"

Post a Comment