Duet Maut di KTT G-20, King Salman dan Erdogan Menjadi Harapan Dunia

Iklan Advertisement
Duet Maut di KTT G-20, King Salman dan Erdogan Menjadi Harapan Dunia
Majelissirah.com - Penjaga Dua Masjid Suci Raja  Salman tiba di kota resor Antalya pada Kamis malam, memimpin delegasi Arab Saudi di KTT G-20.

Arab News melaporkan (12/11/2015), setibanya di bandara Antalya, Raja telah diterima oleh Menteri Ekonomi Turki Nihat Zeybekci, Gubernur Antalya Muammar Turker, Duta Besar Saudi di Turki Dr. Adil Murad Mirdad, dan pejabat senior lainnya.

Delegasi yang menyertai Raja Salman diantarnya wakil putra mahkota, Menteri Keuangan Ibrahim Al-Assaf, Menteri Luar Negeri Adel Al-Jubeir, Menteri Ekonomi dan Perencanaan Adel Al-Fakieh, dan Menteri Perdagangan dan Industri Tawfiq Al-Rabiah.

Pemimpin dari Kelompok  ekonomi utama (G-20) akan bertemu pada hari Minggu dan Senin di Regnum Carya Hotel Convention Center di Antalya terutama untuk membahas isu-isu ekonomi global.

KTT juga akan membahas isu-isu utama Timur Tengah termasuk Konflik  Suriah dan Irak, terutama terkait krisis pengungsi.

Arab Saudi dan Turki merupakan pemain utama kawasan Timur Tengah. Raja Salman dengan dukungan penuh negara-negara Teluk (GCC) punya kepentingan strategis di Kawasan. Baru-baru ini Raja Salman dalam KTT Negara Arab-Amerika Selatan (ASPA) mengajak seluruh negara peserta untuk berperan aktif dalam upaya penyelesaian konflik Palestina.

Sementara Turki punya peran strategis sebagai anggota NATO yang akhir-akhir in makin menguat pengaruihnya dalam konflik Timur-Tengah bahkan dunia. Erdogan merupakan sosok yang tegas terhadap Israel, sering mengunjungi negeri muslim yang terkena konflik seperti etnis Rohingnya di Myanmara serta negara muslim lainnya. Saat ini, Turki menampung lebih dari 2 juta pengungsi Suriah di negaranya.

KTT Antalya-Turki akan menjadi pertemuan tahunan kesepuluh kepala pemerintahan G-20 .

Kota barat daya Antalya adalah tujuan yang paling sering dikunjungi di Turki dan kesepuluh di dunia. Turki secara resmi mengambil alih kepresidenan G-20 dari Australia pada 1 Desember 2014 silam. Selanjutnya, China akan memimpin organisasi G-20 pada tahun 2016.

G-20 merupakan forum internasional untuk pemerintah dan gubernur bank sentral dari 20 negara ekonomi utama. Para anggota termasuk 19  negara ditambah Uni Eropa.

Didirikan pada tahun 1999 dengan tujuan mempelajari, mengkaji, dan mempromosikan diskusi tingkat tinggi dari isu-isu kebijakan yang berkaitan dengan promosi stabilitas keuangan internasional.

Secara kolektif,  ekonomi negara G-20 mencapai sekitar 85 persen dari produk bruto dunia, 80 persen perdagangan dunia dan dua pertiga dari populasi dunia. [MS]

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Duet Maut di KTT G-20, King Salman dan Erdogan Menjadi Harapan Dunia"

Post a Comment