"Tamparan" Keras Erdogan Kepada Pemerintahan Jokowi

Iklan Advertisement
"Tamparan" Keras Erdogan Kepada Pemerintah Jokowi
Majelissirah.com - Menjangkitnya Islamofobia di Indonesia sebenarnya sudah sampai kabarnya ke seluruh pemimin negara-negara di dunia. Ada yg senang, ada yg menyayangkan. Yg senang tentunya blok yg merasa diutungkan dengan merebaknya Islamofobia di Indonesia.

Mulai dari perlakuan yg tidak adil di hadapan hukum terkait dengan 'terorisme', peniadaan kolom agama di KTP, bacaan Al Quran versi Jawa, menghormati orang yg tidak berpuasa, dan lain sebagainya hingga kepada kejadian pelanggaran berat Hak Asasi Manusia dengan dibakarnya masjid di Tolikara dan merebaknya bendera Israel di Papua.

Salah satu yg 'geram' dengan wajah Indonesia, negara berpenduduk mayoritas muslim terbesar di dunia, adalah Recep Tayyip Erdoğan. Presiden Turki yg sebelumnya menjabat sebagai Perdana Menteri Turki selama 2 periode. Erdoğan sangat menyayangkan mengenai posisi Indonesia yg di bawa ke 'arah sebelah kiri' mengekor kepada bangsa yg mengkampanyekan Islamofobia.

Oleh sebab itu, di antara konten pidato kenegaraannya, Erdoğan 'menyindir' kepemimpinan Joko Widodo dan Jusuf Kalla yg memberikan panggung kepada para Islamofobis di Indonesia:

"Saya menekankan kepada seluruh umat Islam, mari kita memerangi Islamofobia, anti-imigran dan diskriminasi etnis,' ungkap Erdoğan menyindir. Dalam komunikasi politik luar negeri antar negara, ajakan Erdoğan ini adalah tamparan keras. Tinggal apakah disadari oleh yg bersangkutan (Joko Widodo) atau tidak.

Mengenai maraknya bendera negara penjajah Palestina, Israel di Indonesia (khususnya di Papua), Erdoğan juga menanggapi: "Dunia Islam tidak akan pernah tenang selama masalah Palestina belum ditemukan solusinya. Perdamaian permanen baru akan terwujud jika disepakati merdekanya negara Palestina di batas wilayah tahun 1967, dan ibukotanya adalah Al Quds.”

Bahkan, sindiran terhadap tumpul dan tidak tegasnya organisasi negara-negara di Asia Tenggara, ASEAN, terhadap tragedi pelanggaran HAM dan genosida umat Islam di Rohingya, Myanmar, pun dilontarkan oleh Presiden Turki ini: "Perkenankan Turki menjadi anggota ASEAN!".

[Fb Sahabat Erdogan/Tebrikler Erdoğan]

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to ""Tamparan" Keras Erdogan Kepada Pemerintahan Jokowi"

Post a Comment